Teduh

Dalam kidung mahrib kota, aku duduk dan menghitung senja yg menceritakan ttg rinduku . Tentang rindu tak berujung, mewarisi kisah cinta yg  kita tulis .

Semoga langit memelukmu , menjagamu dr segala keburukan . Semoga hidupmu menyenangkan, merajut pagut sang kekasih kecintaan.

Kota ini hujan dimaghrib hari, rinduku berjatuhan di titik nadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s